Malam ini peringatan kematian Istri Daddy dan Arlaine. Tidak banyak yang datang, untuk ukuran perngatan satu tahun kematian. Hanya keluarga inti, beberapa kerabat dekat, perwakilan kerajaan dan keluarga mantan tunangannya. Aku masih meringkuk di balik selimutku. Hujan rintik-rintik mengguyur sejak tadi siang. Dan entah kenapa cuacanya jadi semakin dingin, membuatku kembali mimisan berkali-kali sesiangan ini. Aku tidak tertarik untuk menampakkan diri. Selain karena memang tidak ada undangan, aku bisa berdalih sedang tidak enak badan. Dada bagian kiriku mulai agak sakit sejak sore tadi. Dan tidak berangsur hilang walaupun sudah minum obat yang biasanya. Saat seperti ini, paling nyaman jika bergelung di pangkuan Mama sambil mengelus punggungku sayang. Aku tertawa kecil saat mengingat Mama
Scanner le code QR pour télécharger afin de lire gratuitement d'innombrables histoires et des livres mis à jour quotidiennement



