Perceraian Diantara Ayla dan Fawaz

1465 Kata

Ayla sudah tidak bisa lagi menahan keingin tahuannya atas utusan keluarga Fawaz, untuk itu ia mau menemui ibu mertuanya langsung. Besok aku harus ke rumah uminya Mas Fawaz, Ki." "Mbak yakin? Mbak bakal sendirian ke sananya?" Kia menatap Ayla resah, ia cuma takut Ayla terluka lagi. Ayla mengangguk. "Aku nitip Balqis dan Yusuf,ya." Kali ini, Ayla tidak mau membawa anaknya lagi. Terlebih, apa yang mau ia bicarakan sangat serius. Ayla tidak ingin anak-anaknya terlibat dalam perselisihan keluarga. * Pagi hari, Ayla sudah sampai ke rumah mertuanya. Ia tidak bilang mau main. Karena akan percuma. "Assalamualikum." Ayla mengucap salam. Seorang pembantu rumah tangga sudah lama ikut dengan keluarga Fawaz membukakan pintu. "Walaikumsalam, Neng Ay." Bibi Sri tersenyum ramah padanya.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN