Ketegangan di dalam limusin mencapai puncaknya. Tiba-tiba, Damian berteriak: "Tuan Damon, mobil itu mempercepat laju! Mereka mulai bergerak!" Aroe menoleh ke spion. Mobil sedan hitam itu kini mendekat dengan kecepatan menakutkan, meninggalkan SUV pengawal kedua. Mereka menyadari limusin Damon adalah target utama. DOR! Suara tembakan senapan yang teredam, seolah datang dari jauh, mengguncang ketenangan. Aroe merasakan mobil bergetar. DOR! DOR! "Kaca belakang SUV kedua pecah, Tuan!" teriak Damian, beralih ke mode tempur. "Mereka membawa senapan jarak jauh!" Damon, yang duduk di belakang, tidak menunjukkan rasa takut sedikit pun. Ia mengeluarkan pistol Sig Sauer berlapis krom dari kompartemen samping. "Aroe," panggil Damon. "Lupakan rute industri. Keluarkan kami dari jalan tol

