Rio menarik Ify ke taman belakang tempat keduanya biasa bertemu. Rio menetralkan nafas nya yang terengah-engah karena emosi. "Rio" ujar Ify memecah keheningan "Maaf" ujar Rio pelan, Ify tersenyum menanggapinya. "Gapapa, Ify tau kok kalau Rio pasti jagain Ify terus" "Tapi Rio gak seharusnya gitu, Ify bukan siapa-siapa nya Rio. Rio udah gak ada hak lagi" Rio menatap Ify lurus, ingin rasanya ia memeluk gadis di hadapannya sekarang. "Ify duluan ya, gaenak kalau sampe ada yang tau kita berduaan disini. Kita kan udah putus hehe" Rio masih diam tak bergeming. Ify menarik nafas nya dan berjalan meninggalkan Rio sendirian. "Maaf, udah nyakitin hati kamu Fy" ******* "Yo, gawat" Cakka mendekati Rio yang baru memasuki kelas "Gawat kenapa ?" "Kelvin nantangin lu balapan" ujar Alv

