Rosalinda berdiri di ruang fitting butik ternama yang penuh dengan cahaya lampu kristal yang jatuh lembut dari langit-langit. Dinding-dinding kaca besar memantulkan bayangan tubuhnya, dan di hadapannya berdiri sebuah cermin raksasa dengan bingkai emas berukir elegan. Napasnya sedikit tertahan saat melihat pantulan dirinya mengenakan gaun pertunangan yang dipilih dengan semangat oleh Nayla dan Vivienne. Gaun itu bukan sekadar kain putih yang panjang. Potongannya jatuh anggun, mengalir lembut melewati lekuk tubuh Rosalinda yang ramping, lalu menjuntai indah hingga melebihi mata kaki. Permukaan kainnya dipenuhi taburan Swarovski yang berkilauan setiap kali ia bergerak, seperti ribuan bintang kecil yang menari di atas permukaan malam. Cahaya lampu butik memantulkan kilaunya, membuat Rosalinda

