Bobby: Git. Gita: Ya. Bobby: Sedang apa? Gita: Sedang bersedih. Bobby: Sedih karena apa? Karena kejadian di kampus tadi? Gita: Salah satunya iya. Tapi kamu tau, sekarang ini Estu sedang jaya. Bobby: Sedang jaya? Maksudnya? Gita: Di perusahaan, dia dielu-elukan oleh orang-orang terutama papa. Ternyata, dia itu pintar sekali. Papa semakin bangga kepadanya. Dan sebentar lagi, papa akan memberi jabatan yang lebih tinggi. Dia tidak akan menjadi assisten pribadiku lagi. Kamu tau, dengan begitu dia akan semakin besar kepala. Lalu aku akan semakin tertindas. Bobby: Memangnya dia suka menindasmu? Gita: Eee, menindas dalam artian sesungguhnya tidak pernah sih. Dia itu orangnya sebenarnya baik, sabar, dan rajin ibadah. Tapi maksud menindas di sini adalah dia jadi merasa punya hak atas diriku

