33

1817 Kata

"What? Yang benar saja dong Pak, masa iya kita tinggal satu atap sih!" protes Vanya. "Kamu tenang saja, saya tidak akan berbuat macam-macam. Saya hanya akan membantu kebutuhan dan aktivitas kamu saja," balas Alfa dengan ekspresi datarnya. Vanya mencebik kesal. Entah mengapa dia sedikit tidak terima jika harus tinggal satu atap dengan Alfa. "Iya sudah kalau begitu, Bapak tolong keluar dulu. Saya mau ganti baju." Alfa hanya mengangguk pasrah. Karena tidak mungkin juga dia harus membantu Vanya dalam hal ini. Setelah Vanya selesai mengganti bajunya, mereka pun segera pulang ke apartement tanpa berpamitan dengan Alex karena Alex tengah tertidur pulas karena obat bius. Disepanjang perjalanan Vanya dan Alfa hanya diam. Tidak ada satupun diantara mereka yang memulai pembicaraan hingga akhirnya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN