17 – Selubung Rahasia

1665 Kata

Lebih mudah untuk bertemu dengan Kak Dayu daripada Bang Wira. Kakak sepupuku itu menyempatkan waktu untuk menemuiku, seolah kami bertemu secara tidak sengaja di butik langganan Mama. Sebenarnya butik ini merupakan butik langganan keluarga, jadi bagi anggota keluarga Hartono datang kemari sudah menjadi kewajaran. Kak Dayu menghampiriku saat Rissa mencoba gaunnya. Dia tersenyum pada Mbak Tina yang berjaga di samping pintu ruang ganti. Lalu, dia turut duduk di sofa yang aku duduki, yang mana lokasinya cukup jauh. Dengan begitu, pembicaraan kami tidak akan terdengar. Lagipula Rissa telah setuju untuk mencoba beberapa baju sehingga kami bisa bicara dengan leluasa. “Mana Abdi?” Dia memandang sekeliling. “Hanya Mbak Tina saja yang menemani kami. Maaf, Kak. Membuat Kakak datang kemari.” Dia me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN