"Ini dia, yuk !" Revan mengajak Hana turun dari motornya. Hana menatap rumah di hadapannya. Rumah yang sama yang ada di akun Ig Vera, bedanya di akun nya Vera rumah itu belum dicat. "Kak Revan pas ke sini sama Vera naik motor?" "Nggak lah naik mobil kantor sama supir juga, dia juga cuma nunggu di mobil. Yang boleh naik motor kesayanganku ini cuma bunda sama kamu istriku" Revan merangkul Hana lalu mengecup kening istrinya. Hana merasa lega mendengar penuturan Revan berarti Vera memang bukan orang yang spesial bagi suaminya. Revan menggenggam tangan Hana mengajaknya masuk ke sebuah rumah yang hampir selesai dibangun. Beberapa pekerja terlihat sedang mengecat dinding. Hana mengedarkan pandangannya ke sekeliling ruangan. Saat ini Hana ada di ruang tamu. Sementara Revan menemui mandor pro

