Terpaksa Nikah - 26

964 Kata

Hana menatap dirinya di cermin. Ia baru saja membersihkan diri. Ia menyentuh bibirnya yang bengkak. Di bagian lehernya terdapat bercak bercak merah keunguan sisa proses pembayaran 'hutangnya' pada sang suami. Hutangnya sudah lunas berikut 'bunganya'. "Duh..." keluh Hana sambil menatap ditinya dalam cermin. "Kenapa?" Tanya Revan tepat di belakangnya. "Kak Revan bikin banyak tanda, besok kan aku mau ketemu dosen pembimbing." "Kan kamu pake jilbab jadi nggak keliatan kan." "Iya sih... argh gara-gara kak Revan nih. Hutangku kan cuma cium dan peluk." "Yang di leher dan d**a itu bunganya sayang" "Tapi banyak kak, kak Revan curang." "Siapa yang curang? Kamu juga suka kan. Sampe mendesah-mendesah gitu." "Udah ah Hana mau tidur" Wajah Hana memerah karena malu. Hana naik ke atas ranjang la

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN