Setelah 2 hari istirahat di rumah Revan dan Hana memulai rutinitasnya. Revan mengantar Hana ke kampus dan setelahnya Revan akan pergi menuju kantor papanya. Hana turun dari motor, melepas jaketnya dan memberikannya pada Revan. Kemudian menyalami Revan, mencium punggung tangan Revan. "Jangan lirik-lirik cowok lain, jangan peduliin kalo ada yang nyari perhatian kamu. Inget kamu udah punya suami, Revandra Alfian Putra Pratama suami kamu." "Kak Revan possesif" "Harus, gadis secantik kamu pasti banyak yang naksir. Eits beberapa hari lagi kamu bukan gadis lagi." "Yang dipikirin kak Revan itu mulu" "Iyalah, nggak sabar pengen nyobain yang halal" "Emang pernah nyobain yang haram?" "Ngapain nyoba yang haram kalo ada yang halal. Yaa.. walaupun harus nunggu lama" "Udah ah ngobrolnya, nanti a

