21.Juna Gak Kuat

989 Kata

Juna kembali tepat jam dua belas malam. Dia tidak pulang ke rumahnya. Melainkan ke kafe miliknya dan Arga. "Hah..." Juna menghela nafas kasar. Hari ini dia benar-benar lelah. Lelah fisik, juga batin. "Ngapain lo kesini? Katanya mau kerumah mahasiswi lo itu buat minta maaf" suara lain terdengar. Juna yang masih di ambang pintu terkejut. Itu suara... Agra? Tumben tumbenan dia mau bermalam di sini. Dia menghidupkan lampu ruanganya. "Lo ngapain di sini?" Tanya Juna. "Gua yang tadi tanya. Kalo ada orang tanya dijawab dulu, baru lo boleh tanya lagi!" Ucap Agra "Biasanya juga gua nginep di sini sih kalo lo lupa" jawab Juna acuh. "Jadi gua punya alasan kenapa malem-malem gini gua balik ke kafe." Juna menghampiri sepupunya. Lalu duduk disebelahnya. "Gua kira lu bakal pulang ke rumah makany

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN