10 🦋

1321 Kata

Anin berwudu dulu sebelum kembali ke kamarnya. Seperti biasa, Anin mematikan sebagian lampu ruangan yang tak diperlukan selama malam mengurai lelah mereka. Umumnya Hadid selesai makan tak akan ke mana-mana lagi, kecuali ... untuk menemui perempuan malam dan membawanya pulang. Namun, kini ada Mutia yang membawa janin suaminya. Harusnya itu memberi pelajaran untuk Hadid agar tidak bertindak serampangan lagi selanjutnya. Anin melafazkan basamalah sebelum membuka pintu kamarnya sendiri. Anin tau ia harus tetap waras dengan semua kenyataan pahit ini. Ada seseorang yang kini menempati ranjangnya. Bukan teman, bukan saudari, melainkan calon istri suaminya. "Kamu gak akan nyuruh aku tidur di bawah 'kan?" tanya Mutia begitu melihat Anin masuk. "Ranjangnya cukup buat berdua,” jawab Anin biasa saj

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN