Pensi Sekolah

1328 Kata

“Maaf ya, A!” Delina jadi tak enak. “Gak apa-apa, kata orang-orang kalau kakak beradik kebanyakan kayak begitu, malah seru kok,” kata Ilham. Wajahnya tiba-tiba berubah. Ilham itu anak tunggal, seumur hidupnya tidak mungkin merasakan kejadian yang dialami Rico dan Delina. “Ya udah kita lanjut lagi,” Delina buru-buru merubah topik pembicaraan. “Oh ya, A Ilham, boleh tanya sesuatu?” “Tanya aja,” “Kenapa pilih aku jadi manajer? Padahal aku belum punya pengalaman sama sekali, aku gak pinter ngomong di depan orang, apa lagi pake Bahasa Inggris,” tanya Delina serius. “Aku gak cari orang yang berpengalaman, aku cari orang yang punya semangat belajar! Karena kalau pilih di antara dua itu, orang yang pumya semangat belajar itu yang bakal melejit,” kata Ilham datar. Sambil membolak-balik kertas

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN