“Heran aja, dia itu orangnya banyak pertimbangan, giliran baca proposal dari sekolahnya Si Delina, langsung terima gitu aja,” ucap Rico sambil menyuapkan makanannya ke mulut. “Ya bagus dong,” sambar Linda ikut nyambung dalam pembicaraan pagi itu. “Aku curiga Si Ilham ada apa-apa sama Delina,” Rico berspekulasi. “Kan belakangan ini dia juga sering jemput Del...” Delina buru-buru menginjak kaki Linda. Kode agar ibunya itu tidak keceplosan. Kebetulan setiap Delina pulang dari sekolah dijemput Ilham sampai rumah, Rico seringnya masih berada di studio tempatnya bekerja. Kalau dia tahu bisa-bisa Rico heboh. “Nggak... nggak ada apa-apa,” Linda meralat. *** “Ham, hari ini kamu jangan kabur ya! Persiapan kita tinggal seminggu lagi. Siang nanti, Divisi Konsumsi minta bantuan anter ke rumah m

