Revan menunggu Renatta di depan pintu, tak lama dia melihat mobil Gabriel datang. Gabriel lalu turun dari mobil, disusul dengan Renatta. "Gabriel, baru jam segini kenapa kamu sudah pulang?" Tanya Revan. Wajar kalau Revan bertanya, seharusnya Gabriel sekarang sedang mengikuti pelajaran, tapi Gabriel justru pulang. Gabriel tidak menjawabnya, dia bersikap cuek seraya berjalan melewati Revan. Revan hanya bisa geleng-geleng kepala melihat sikap anaknya itu. Revan lalu beralih pada Renatta, merangkul pinggul istrinya itu,"Sayang, kamu sudah pulang?" Mendengar itu, langkah Gabriel terhenti, dia membalikkan tubuhnya. Matanya tertuju pada tangan Revan yang tengah merangkul pinggul Renatta. Lagi-lagi Gabriel merasa marah, mereka sudah berani bermesraan di depannya. Diam-diam, Gabriel mengepalka

