Episode 25

1914 Kata

Gabriel terbangun dari tidurnya, keringat mengalir dari wajahnya. Gabriel melirik jam di sampingnya, rupanya baru jam 1 malam. Gabriel mengusap wajahnya kasar, pasalnya dia bermimpi buruk. Gabriel bermimpi tentang Revan dan ayahnya, dan baginya itu adalah mimpi buruk. Mimpi buruk yang memang sudah menjadi kenyataan. Gabriel mendengar suara berisik, dia lantas turun dari tempat tidurnya dan keluar dari kamarnya. Suara berisik itu rupanya dari arah dapur. Gabriel berjalan menuju dapur. Dari belakang Gabriel melihat Renatta yang tengah memasak sesuatu. Gabriel menatap tubuh Renatta dari atas sampai bawah. Dengan memakai piyama tidurnya Renatta terlihat menggoda. Dan tubuh itu.... Gabriel pikir dia bisa memilikinya, tapi sayangnya itu bukan lagi miliknya, melainkan papanya. Gabriel berja

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN