Gabriel keluar dari kamar mandi, setelah itu dia memakai pakaian dan bersiap-siap untuk berangkat kuliah. Pintu kamarnya terbuka, Grace datang membawa sarapan untuk Gabriel. "Gabriel, mama membawakan kamu sarapan. Kamu makan ya!" Grace meletakkan makanannya di atas meja. "Gimana keadaan mama? Mama baik-baik aja kan?" "Mama sudah baikan. Makasih ya, kamu udah mau merawat mama."i "Mama nggak perlu bilang makasih, memang udah jadi tugas Gabriel untuk merawat mama." "Gabriel, mama mau menjelaskan sesuatu sama kamu, agar kamu nggak salah faham lagi sama papa kamu nak." Grace duduk di sisi ranjang, sedangkan Gabriel berdiri seraya mendengarkan penjelasan dari ibunya. "Mama tau, kamu pasti marah sama papa karena kamu khawatir sama mama. Tapi semua ini bukan karena kesalahan papa, tapi kes

