Angel merem4s kertas yang terdapat coretan design yang dia coba buat. Tetapi sudah lebih dari dua jam, bahkan sudah menghabiskan banyak kertas, idenya tetap mentok membuat dia kesal sendiri. Karena terbiasa dengan kegiatan pagi yang selalu sudah siap untuk berangkat ke kantor, sementara satu bulan ini, dia hanya berleha-leha bahkan mandi pagi di pukul 10 siang. Angel merasa bosan dan merindukan kegiatannya saat masuk kantor, seperti dulu. Untuk menghilangkan rasa bosannya, dia mencoba membuat rancangan baru, tetapi malah berakhir uring-uringan karena tidak mendapatkan ide yang diinginkan. Sebenarnya, dia bisa saja masuk kerja karena Rangga belum meng—acc surat pengunduran dirinya. Namun, rasanya, ... gengsi dong! Dia seperti menjilat ludah sendiri yang sudah dimuntahkan. Apalagi untuk

