“Aku tahu, sepertinya kalian menyembunyikan anak itu dariku! Padahal aku hanya ingin sekedar bertemu dengan keponakanku! Itu saja! Aku tidak berniat buruk sama sekali, berniat untuk membunuh misalnya!” tutur Devan dengan enteng. Tiara dan Yuna masih mendengar suara Devan. Padahal pria itu bicara di lantai bawah. Mereka masih berada di kamar sang tuan muda. Sementara Ethan sendiri, dia tidak terlalu menggubris ketegangan yang terjadi di sekitarnya. Anak itu, kini sedang melanjutkan lukisan lainnya. Lalu entah sejak kapan, suara David juga ikut terdengar di antara suara-suara gaduh yang ada di lantai satu. “Itu ... suara Tuan David?” tanya Yuna. Tiara langsung memasang telinga. “Bukankah seharusnya dia tidak di sini?” “Dia sudah pulang, mungkin! Kau ini sangat ingin tuan David perg

