Hafal Sandi

822 Kata

Freya merasa sudah mengayunkan langkah secepat yang ia bisa. Namun pintu kamar Athar urung jua ia bisa gapai. Sebelumnya perjalanan Freya menuju kamar Athar tak pernah selama ini. Tak pernah ia berkeinginan untuk bertemu Athar sehebat ini. Dengan mengerahkan seluruh tenaganya demi lebih cepat sampai di kamar Athar. Dan akhirnya pintu itu kini ada tepat di hadapannya. Tanpa ingin mengulur waktu lebih lama. Ia segera menekan bel di sana Tekanan yang pertama. Freya menunggu beberapa saat. Namun pintu urung juga terbuka. Freya merogoh tas Selempangnya. Ia mengambil ponselnya. Ia ingin menelepon Athar, namun melihat kelakuan Athar akhir - akhir ini, pasti teleponnya tidak akan diangkat. Maka Freya mengambil keputusan untuk mengirim pesan. 'Athar, tolong buka pintu. Aku ada di depan kamar k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN