Kursi Pantai

972 Kata

Bu Fera malah tiba - tiba menangis. Air matanya mengalir begitu saja, kemudian langsung ia hapus. Seakan tak ingin orang - orang melihatnya. Hanya Freya, Fera, dan Roni saja yang tahu kenapa wanita itu begitu terenyuh kemudian menangis seperti itu. Athar berusaha tidak bertanya. Tidak pada tempatnya ia terlalu ingin tahu urusan keluarga Freya. Yang jelas menurut yang ia amati, hubungan Freya sebelumya dengan kedua orang tuanya kurang begitu baik. Yah ... melihat kepribadian Freya dulu ... sepertinya memang banyak faktor yang akan memancing ketidak akraban anak dan orang tua. "Iya, tentu saja saya mau. Saya merasa senang dan terhormat karena diberi kepercayaan seperti ini." Bu Fera akhirnya memberi konfirmasi atas permintaan mereka. Dan ini adalah sebuah berita bahagia. Athar menanta

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN