Archie menelan ludahnya. Napasnya tercekat secara tiba - tiba. Ia masih duduk mematung di tempat semula sampai beberapa saat lamanya. Kemudian Archie baru beranjak. Ia tak tahu apa yang harus ia lakukan. Ia ingin melakukan sesuatu, namun kecanggungan itu begitu nyata. Rasanya tak tahu harus berbuat apa. Terlalu bingung, tak mendapatkan petunjuk sama sekali. Athar seperti ingin meraih sesuatu. Archie menatap ke mana tangan adiknya itu menuju. Ternyata pada sebuah tas kecil di sebelah keyboard. Archie segera mengambil tas itu, memberikannya pada Athar. Athar menerima pemberian Archie tanpa ragu. Ia membuka tas itu, mengambil sebuah botol obat dari sana. Tak hanya satu butir, Athar mengambil beberapa sekaligus, kemudian memasukkan semuanya sekaligus ke dalam mulut. Archie dengan cepat me

