"Jaga omongan kamu, Ar!" Freya ingin menggertak Archie lebih dari itu. Namun lidahnya seakan Kelu akibat tatapan tajam Archie yang penuh amarah padanya. Takut. Itu lah yang Freya rasakan. Ia banyak berubah setelah mengenal Archie. Padahal dulu ia tak pernah takut pada apa pun, atau siapa pun. "Memangnya ada yang salah dari yang aku katakan? Ayo coba bilang, bagian mana yang salah?" Archie malah menantang. Freya berusaha membuat dirinya kuat. Ia tidak boleh lemah. "Ya, sesuai yang kamu bilang. Kami memang pernah melakukannya. Tapi itu hanya satu kali. Bukan seperti yang kamu katakan!" Freya terengah - engah setelah mengatakan itu. Ia kini pun menatap Archie dengan penuh amarah. Archie justru menyeringai. "Benar, kan? Kamu memang sudah pernah melakukan itu dengan dia. Jangan munafik denga

