"Ya, aku ngerti kok. Aku juga nggak bermaksud menuduh Jena macam - macam. Kita hanya antisipasi. Nggak ada yang nggak mungkin di dunia. Bahkan orang baik sekali pun pasti memiliki sisi gelapnya sendiri. Semua orang berpotensi melakukan hal menyakitkan untuk orang lain." Freya terdiam kali ini. Entah mengapa, ia merasa bahwa yang dikatakan oleh Athar itu sangat lah benar. "Baik lah, aku akan ikut aja apa kata kamu." Freya kembali memeluk laki - laki yang begitu istimewa di hatinya ini. "Tapi, Athar ... kamu udah janji sama aku, bahwa kamu nggak akan menyembunyikan perkembangan kondisi kamu pada orang tua kamu. Kapan kamu akan terus terang ke mereka, hm?" Athar tertegun. "Nanti ya, Frey. Rasanya masih sangat sulit. Aku nggak mau menghilangkan rasa bahagia mereka yang baru sebentar. Setel

