Pulau Anonim

1007 Kata

Archie semakin kebakaran jenggot akibat kelakuan adiknya itu. Ia tak bisa membayangkan mengucapkan kata - kata menjijikkan itu dari mulutnya. "Diem Lo. Sekarang lebih baik Lo keluar dari ruangan gue!" Athar menarik napas dalam. "Oke, fine. Gue pergi." "Bawa sekalian itu nampan sama piringnya. Jangan bikin ruangan gue jadi berantakan!" Baru satu langkah, Athar sudah harus berhenti. Karena teriakan Archie. Athar terpaksa melangkah mundur untuk mengambil nampan dan juga piring dari atas meja. "Padahal tanpa nampan dan piring ini pun , ruangan kerja Lo emang udah berantakan dari tadi!" "Ngomong apa Lo barusan!" "Dasar bud3k!" ledek Athar sembari berjalan cepat keluar dari ruangan itu, sebelum ke kembali harus mendengar teriakan dan Omelan sang kakak. Ia cuek saja, karena sudah terlalu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN