Dalam jarak yang mengikis waktu terdapat kerinduan tak dapat diungkapkan. Renjana hanya tertinggal dalam asha. Setiap pengharapan yang ingin diraih selalu bertolak belakang dengan kenyataan. Cinta yang hadir dan bermuara terlalu jauh ke relung hati, nyatanya hanya bisa ditahan. Raga ingin memeluk sekuat tenaga, tetapi sukma berkata semua itu hanya angan-angan semata. Perasaan yang awalnya hanya dijadikan sebagai sebuah permainan belaka, kini bermuara menjadi amerta. Mungkin itu karma? Kenzie selalu menganggapnya karma paling membahagiakan. Karena ia dapat memahami makna cinta sebenarnya. Selama ini ia terjebak pada sebuah rasa berlandaskan napsu semata. Cintanya pada Lusi saat masih remaja hanyalah kebimbangan semata. Ia anak kurang kasih sayang, walaupun orang tuanya serba ada dan se

