SUAMI ISTRI

2131 Kata

Sore menjelang, keduanya nampak kikuk. pipi Innaya yang bersemu merah. Belum lagi tanda merah di leher gadis yang kini telah jadi wanita itu. Membuat dirinya terlihat lebih seksi di mata Aindra. Kini Aindra sudah menjadi seorang pria yang menatap lekat gerak-gerik istrinya. Sungguh Innaya merasa tubuhnya sedikit remuk dan area sensitifnya, seperti ada rasa yang mengganjal. Wanita itu sedikit menunduk, ia ingin mengajak suaminya untuk pindah ke huniannya. Innaya sudah memiliki rumah lebih baik dari ini. “Em ... tuan ....” “Aku suamimu, kenapa kau panggil aku seperti itu?” protes Aindra gusar. “Say ... em ... maksudnya, aku harus panggil apa?” cicit wanita itu dengan kepala tertunduk dalam. Keduanya masih polos tanpa sehelai benangpun. Innaya menutup tubuhnya dengan selimut. Aindra send

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN