Aindra kini memasuki gerbang istana. Pria itu keluar dari mobilnya dengan begitu gagah. Johan Dan Emma melihat kedatangan raja. "Ayah ... Raja kembali ayah ... ia akan menjadikanku istrinya!" pekik gadis itu tertahan. Johan memenangkan putrinya. "Tenang lah Nak, jangan keraskan suaramu!" "Ingat kau harus anggun dan tunjukkan kelas bangsawanmu!" lanjutnya. "Baik Ayah!" sahut Emma menormalkan tingkahnya. Aindra langsung pergi menuju kamar istrinya. Ia mencabut pedangnya tanda tak ada satu orang yang bisa mengganggunya terlebih protokoler yang memusingkan kepalanya itu. "My King!" sambut semua pelayan sang ratu. Aindra membuka pintu, lalu langsung masuk. Tak lama para pelayan yang ada di dalam kamar keluar dan meninggalkan ruangan hanya menyisakan Ziyad, Lother dan Amather yang

