FITNAH

1596 Kata

Terkuaknya siapa Aindra, membuat beberapa orang yang menghinanya menyesal, seperti Handoko dan putrinya, juga Dahlan. Namun berbeda dengan Sueb, Rokayah dan Ashen. Tiga orang itu sangat bangga pernah mengenal siapa pria itu. “Pak, ternyata kamar kita pernah untuk tidur seorang putra mahkota,” ujar Rokayah lirih. “Iya bu, bapak bangga pernah menjadi bagian hidupnya,” ujar Sueb juga bangga. Sementara Ashen hanya menatap foto Sailendra yang memakai baju kebesaran kerajaan. Ia tersenyum dengan mata menggenang. “Owe tau kamu orang besar, dan semoga apa yang pernah owe kasih, bisa bermanfaat untuk kamu kedepannya,” gumamnya bermonolog. Sementara di mansion Handoko terjadi adu debat antara ayah dan putrinya. Keduanya saling menyalahkan. “Kenapa papa nggak maksa aku buat nikah sama Aindra!

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN