Terpojok

2067 Kata

Seminggu sudah berlalu, Jonathan belum juga memutuskan keputusan yang akan diambilnya tentang apa yang Dina katakan waktu itu. Pikirannya terus dipenuhi dengan penyesalan yang teramat dalam. Seandainya malam itu Jonathan tak pergi ke apartemen Dina, maka kejadian malam itu tak akan terjadi. Ia tak akan masuk dalam perangkap Dina. Tapi, semua itu sudah terlanjur terjadi dan sekarang hanya menyisakan penyesalan. Sekarang apa yang harus gue lakukan? Jonathan mendesah sambil menatap langit-langit ruangannya. Disaat seperti ini, ia ingin sekali mendengar suara Diva. Hanya dengan mendengar suara wanita yang sangat dicintainya, hatinya bisa merasa sedikit tenang, meskipun itu tak akan menyelesaikan masalah yang sedang dihadapinya saat ini. “Dava. Hanya dia yang bantu gue saat ini. Tapi,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN