Penjelasan

2104 Kata

Jonathan membuka kedua matanya secara perlahan. Ia lalu mengusap kedua matanya dengan kedua tangannya. Setelah kedua matanya benar-benar terbuka sepenuhnya, ia terkejut saat menyadari dirinya tak ada di kamarnya. “Mandilah dulu, Jo. Apa kamu gak pergi ke kantor?” Jonathan menatap ke arah Dina, “Din! Apa yang terjadi? Kenapa aku bisa...” Jonathan begitu terkejut saat melihat kondisi tubuhnya yang tanpa sehelai benangpun. Apalagi bagian atas tubuhnya yang penuh dengan tanda merah. Dina tersenyum, “apa kamu lupa dengan apa yang terjadi semalam, Jo? Padahal semalam kamu begitu menikmatinya, Jo.” Jonathan bergegas turun dari ranjang dan segera memakai pakaiannya kembali. “Kamu menjebak aku, Din!” teriaknya keras. “Aku gak menjebak kamu, Jo. Tapi kamu yang memulainya lebih dulu.” Jonat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN