KAMILA - 21

643 Kata

        Jericho melirik anak gadisnya yang nampaknya masih sedih, sebelum berangkat tadi Mila masih menunjukkan kemarahannya pada Mia. Jujur saja, Jericho bingung harus berbicara dengan Mia memulai dari mana.         “Mia….” Panggilnya, dan Mia menoleh menatap sang Papa tanpa minat, pemandangan laut dibawah sana lebih menyenangkan ketimbang harus menunjukkan wajah sedihnya pada Jericho. Apalagi masalahnya adalah membuat sang mama tercinta kecewa padanya.         “Ada masalah apa sama Mama?” Tanya Jericho.         Saat di dapur tadi, Mia sempat menceritakan sedikit masalah mereka, dan lagi-lagi Jericho ingin mendengarnya langsung dari Mia.         “Mia bilang Mama kolot” bisiknya pelan, namun Jericho dapat mendengarnya dengan jelas.         Jericho menghela nafas pelan.         “

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN