Wijaya Pov Aku seorang duda cerai mati dimana istriku bernama Vita meninggal dunia karena kanker darah, kami menikah karena dijodohkan oleh kedua orang tua kami. Kami menikah karena ingin menyenangkan kedua orang tua dan pernikahan yang kami jalani seperti layaknya sahabat bukan pasangan suami istri, aku menyayanginya tapi bukan mencintainya karena buat aku kedua itu mempunyai makna yang berbeda. Di depan ketiga anak dan keluarga besar kami berlaku seperti pasangan bahagia, jika di depan anak-anak kami ingin menunjukkan bahwa suatu saat mereka bisa mendapatkan orang yang dicintai. Undangan untuk perusahaan kami selalu datang setiap bulannya jika kami tidak bisa datang maka akan diwakilkan Devan dan ya kami beruntung memiliki anak-anak yang hormat dan menyayangi kami berdua bahkan istri D

