Usaha Terakhir

1013 Kata

"Apakah di sini masih sakit?" Tanya Arian sambil menyentuh dada wanita itu, tepat pada jantung yang masih berpacu kencang setiap bersamanya. Shara tidak menjawab. Bibirnya seolah kelu untuk mengucapkan sepatah kata pun. Kini dia bertanya pada hatinya sendiri, apakah masih merasakan sakit hati pada pria yang memeluknya ini? Jawabannya tidak. Ya begitulah Shara, sebanyak apapun Arian menyakitinya, rasa sakit hatinya akan selalu terobati setiap melihat wajah pria itu. Bisa dikatakan, Shara sudah cinta mati pada Arian. Rasa cintanya telah membuatnya menjadi bodoh. Beberapa saat, keduanya masih terdiam hingga Arian kembali bersuara lagi. "Mas tau, begitu banyak kesalahan yang Mas perbuat padamu. Mungkin bagaimana pun Mas mengobati sakit hatimu, luka itu pasti akan terus membekas di sini." M

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN