Bab 18. Rama Menemukan Tambatan Hati

1374 Kata

“Kalian bagaimana sih, ngerjain ini saja tak bisa!” bentak Rama, melemparkan kertas-kertas ke arah Merlin dan juga Elina. Elinan dan Merlin mendapat pekerjaan mengerjakan proyek, ternyata desain yang dibuat mereka berdua tak sesuai dengan keinginan Rama. Makanya Rama sangat marah. “Maafkan kami Tuan,” kata Merlin menunduk takut saat mendengar ucapan tegas dari Rama. Rama sangatlah protektif dalam mengerjakan sesuatu. “Ulangi! Saya tunggu lima belas menit,” bentak Rama, dengan nada dingin dan datarnya. Evan yang berdiri di samping Rama pun bergidik ngeri saat melihat Rama begitu marah hanya perihal desain saja, biasanya Rama jarang marah untuk hal kecil seperti itu. “Bailah Tuan,” balas mereka berdua. Mereka pun kembali ke ruangan mereka untuk menyelesaikan desain itu. ****

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN