~Vino POV~ "Adin?" Kurasakan tubuh Adin sedikit menegang. Kemudian dia mengangkat wajahnya melihat siapa orang yang ia tabrak. "Kak Rio?" Rio??? Adin segera memeluk pria itu. Apa-apaan ini? Tunggu, sepertinya aku pernah melihat wajah pria itu? Tapi dimana? Astaga! Aku ingat, bukankah dia yang bersama Adin di foto yang kulihat waktu itu? Arrghh... sial! Tenangkan dirimu Vino. "Ehm," aku sengaja mengeraskan suaraku, mereka langsung melepaskan pelukan mereka. Adin menatapku, dari sorot matanya aku melihat bahwa ia merasa bersalah. "Aku pergi ke kasir dulu," aku meninggalkan mereka berdua, sebelum jauh seseorang menarik tanganku. Jujur hatiku cemburu melihat Adin memeluk pria itu. "Tunggu!" Adin menatapku. "Kenalin, ini kak Rio, dia tetangga, kakak, sekaligus sahabat aku." a

