Bab. 38 Pelarian

1047 Kata

Ketika pukul empat sore, Reno segera memacu mobilnya untuk pulang kerja. Pria itu terlihat kacau sekali karena perasaan dan logikanya terus berperang hebat. Jujur ia masih terus memikirkan Mela sampai saat ini, meskipun cintanya bertepuk sebelah tangan. Marah, cemburu, dan sedih itu pasti. Padahal ia sedang bekerja keras untuk mencari tambahan. Buat menabung demi masa depannya dengan Mela, bila sudah jadi janda nanti. Pria itu tidak menyangka akan merasakan patah hati. Semoga saja kesabarannya akan berbuah manis. Tiba-tiba bayangan Kevin dan Mela becumbu kembali berputar di benaknya. Membuat d**a Reno kian terbakar api cemburu. Sehingga pria itu memutuskan untuk mencari ketenangan untuk hatinya yang gusar. Ia membelokan kendaraanya ke salah satu apartemen di Jakarta. Ting ... Nong ...!

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN