Waktu terus bergulir, akhirnya surat panggilan pertama dari pengadilan agama sampai ke rumah Mela. Ia tampak menerimanya dengan tangan gemetar. Sebentar lagi dirinya akan bebas dari Kevin. Entah mengapa d**a wanita itu terasa sesak. Ketika harus melepas semua rasa dari hatinya. Tentu Mela tidak akan datang karena sudah menyerahkan urusan perceraian itu kepada pengacaranya. Jujur ia ingin sekali berdamai dengan Kevin. Agar tidak ada kebencian dan dendam di antara mereka. Akan tetapi, dirinya belum siap dan takut. Jika Kevin tahu soal Kinan dan akan merebut anak itu. Mela melipat surat itu dan masuk ke kamar untuk menyimpannya. "Mamah tangan aku sakit," ujar Kinan sambil menunjuk persendian lengannya. "Kenapa Kinan habis jatuh?" tanya Mela yang dijawab gelengan kepala oleh bocah itu. Ia

