47. Kesepakatan

2572 Kata

Senyum Viola menyungging tinggi ketika membuka pintu unit apartemen, ia mendapati sosok Kendra sudah berdiri di sana. Tanpa banyak bicara lagi Viola langsung mengulurkan tangan, buru-buru meraih lengan mantan kekasihnya itu, kemudian menariknya untuk segera dibawa masuk. Satu jam sebelumnya, tidak ada angin, hujan, apalagi badai, Kendra tiba-tiba saja menghubungi Viola lewat panggilan telpon. Pria itu mengutarakan maksudnya untuk mengajak bertemu dengan dalih ingin berbicara penting. Karena tidak ingin melewatkan kesempatan, tentu Viola langsung menyetujui permintaan tersebut tanpa perlu banyak lagi berpikir. "Kita harus bicara, Viola." Viola mengulum sengum. Ia yakin, pasti ada tujuan lain sampai Kendra sudi menghubunginya lebih dulu seperti sekarang. "Astaga, Kendra. Ini beneran kamu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN