49. Sebuah Kejutan

2677 Kata

Sepulang dari pesta dan baru saja sampai rumah, Kendra sudah kedatangan tamu. Sebelumnya, ia memang sudah membuat janji bersama Randa dan Bimo untuk membahas sesuatu yang penting. Membiarkan sang suami fokus menyelesaikan pekerjaannya, Luna memilih untuk masuk kamar lebih dulu. Berganti pakaian kemudian merangkak naik ke atas tempat tidur. Walau ada sedikit perasaan tidak enak, sesaat sebelum memejamkan mata, tetap saja Luna tidak bisa melupakan momen bagaimana tadi dirinya berpapasan dengan Viola. Senang bukan main dirinya untuk kesekian kali mampu membungkam mulut jahat mantan kekasih Kendra tersebut. "Itu belum seberapa, Viola. Kalau aja tadi kamu ngelawan, mungkin aku bakal permalukan kamu di depan banyak orang," gumam Luna. Sementara itu, di ruang kerjanya, Randa langsung mengelua

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN