"Apa kabar?" Sedikit basa-basi tersebut tentu saja sangat dibutuhkan saat ini. Sebelum berbicara ke inti permasalahan, membahas tentang Arin yang merupakan istri sahnya. Fachri tampak santai saat masuk ke ruangan Zidan. Seakan ia memiliki senjata ampuh untuk merubah pikiran Zidan yang ingin mendekati Arin. "Kabar baik. Sangat baik malahan. Apalagi saat mendapatkan kabar saudara sepupu kesayangan istriku datang berkunjung," sahut Zidan. Sama halnya dengan dengan Fachri, Zidan berusaha berbasa-basi untuk menenangkan diri sendiri. Karena kedatangan Fachri saat ini menyangkut dengan nama Arin, yang tidak diketahui oleh siapapun tentang hubungan dengannya di masa lalu. "Ah, itu tidak benar. Justru aku adalah sepupu yang selalu diajak ribut. Aku yakin kamu tahu itu," gurau Fachri, sedi

