CHLOE jatuh pingsan ke dalam pelukan Victor setelah lelaki itu membekapnya dengan sapu tangan berisi bau-bauan. “Kamu bisa keluar sekarang, aku sudah mengecek ruang tamu dan semuanya aman.” Vincentzo—rekan kriminalnya malam ini berbicara melalui earpiece yang dipakai Victor. “Oke,” jawab Victor, bersamaan dengan pintu kamar yang terbuka. Victor nyaris terkejut melihat ke arah pintu tapi ternyata yang muncul adalah Ramon. “Astaga, kau dari mana saja?!” maki Victor dengan ekspresi sebal. Ramon meringis. “Maaf Vic, aku terpana melihat rumah milik pacarmu yang megah ini, jadi jalan-jalan sebentar,” katanya, membuat Victor mendengus tidak habis pikir. “Cepat selesaikan tugasmu! Setelah itu kita pergi dari sini,” perintah Victor. Ramon mengangguk kemudian membuka lemari pakaian Chloe dan me

