SEHARIAN ini jadwal Victor kosong, ia dan Dimitri pun berencana memancing nanti siang. Setelah melakukan rutinitas paginya yakni olahraga dan sarapan, Victor menyampirkan handuk ke bahu hendak mandi. Tapi tiba-tiba ponselnya berbunyi, membuat Victor berbalik arah untuk mengangkat panggilan telepon yang berasal dari Juliet. Firasatnya tidak pernah baik jika menyangkut kakak iparnya itu, Victor ingin mengabaikan panggilan itu namun ia tak sampai hati melakukannya. “Halo.” Suara berat Victor membuka obrolan. Juliet tersenyum di seberang sana setelah mendengar suaranya. “Halo Vic. Selamat ya atas kelulusanmu kemarin!” Juliet memberi ucapan selamat. Victor mengernyitkan dahi. Tidak mungkin Juliet menelpon hanya untuk memberi ucapan selamat padanya, pasti ada maksud lain. “Terima kasih. Lan

