“AKU menyuruhmu menjaga Chloe bukan berarti kamu bisa berkencan dengannya.” Victor memulai obrolan, sama sekali tidak ada ramah-ramahnya saat berbicara. Sedangkan Xavier mengembuskan napas lelah, ia tahu Victor akan membahas soal pesta semalam. “Kami tidak berkencan Vic, kami hanya mendatangi pesta kampus bersama,” sangkal Xavier. Victor memicingkan mata lalu mendesis, “Dan kau mengambil kesempatan itu untuk mendekati Chloe, iya kan?” Xavier tak menampik kalau dirinya memang selalu mengambil kesempatan saat bertemu dengan Chloe, tapi semua itu bukan karena sengaja, ia spontan melakukannya karena itulah yang diinginkan hatinya. Xavier mencintai Chloe, jadi wajar dirinya peduli dan bahagia bila didekat gadis itu. Namun Xavier tidak bisa mengakui perasaannya di hadapan Victor, lantas ia p

