Aku tidak takut kehilangan apa pun, awalnya, sebelum aku bertemu dengan kamu. --- "Gue pinjem catatan kalian dong," kata Sylena mengubah arah duduknya kembali menghadap Annisa, kini suasana lebih tenang, walau Sylena masih tidak mengungkapkan alasamnya untuk menghilang selama satu bulan ini. Sylena menatap Annisa, memang benar Sylena menerima catatan, ringkasan dari beberapa guru yang mengajarnya, hanya saja Sylena merasa bahwa catatan Annisa bisa lebih membuka pikirannya yang dipenuhi dengan Sandy, dan Aldino jelasnya. Sylena tersenyum melihat Annisa yang begitu bersemangat memberikan Sylena catatannya, jujur saja, Sylena juga bahagia karena akhirnya bisa pulang, selama satu bulan belakangan ini, jujur saja, Sylena merasa tertekan, bukan hanya karena masalah percintaanya dengan Sandy,

