Ingat kamu itu sudah jelek, apalagi ditambah dengan menangis, kamu akan semakin jelek, jadi tersenyumlah, karena dengan senyuman, aura kecantikanmu mulai terpancar, walau memang sesekali kita tetap harus menangis, tapi bukankah dengan tersenyum kita bisa menipu keadaan bahwa dengan senyuman kita akan selalu baik-baik saja. ---- Sylena menatap dirinya dari pantulan kaca yang besar di hadapannya, rok abu-abu di bawah lutut, kemeja putih yang rapi, dan tas gendong yang ada di punggunynya, sempurna, sesempurna harinya yang kini dihiasi oleh Aldino. Sylena pun kembali membuka lemarinya saat ia lihat pergelangan kirinya tidak ada jam tangan yang biasa melingkar cantik di tangannya. "Sempurna," ucap Sylena lalu keluar dari kamarnya. Detingan bel yang berbunyi pun menandakan ada tamu yang dat

