PART 34: KARTU UNDANGAN “Ini, ada undangan untukmu.” Muezha yang baru saja pulang ke rumah setelah membeli popok untuk Alyssa, langsung menerima kartu undangan yang disodorkan Viona ke arahnya. Kedua matanya sontak membesar begitu membaca nama kedua mempelai yang tertera di sana. Haruskah ia datang untuk memenuhi undangan? Tapi ... bagaimana dengan Alyssa? Apa ia juga harus membawa anaknya untuk ikut serta? "Siapa yang mengantarnya, Kak?" tanya Muezha setelah membaca sekilas kartu undangan di tangan kanannya. "Sepertinya, salah satu kerabatnya yang tinggal di Jakarta." Viona hanya menoleh sebentar, lalu kembali fokus ke arah layar TV yang sedang menyala, dan menampilkan berita dari salah satu artis ternama. "Kau mau datang ke acaranya?" Muezha hanya mengangkat bahu sebagai tanda kala

