Camelia baru saja akan masuk ke dapur ketika di saat yang bersamaan Junno hendak keluar. Mereka hampir saja bertabrakan jika saja pria itu tak sigap menahan langkah meski wajah mereka hampir saja saling beradu. "Junn!" Perempuan itu setengah berteriak dengan nada suara yang terdengar kesal. "Mana aku tahu kalau kau akan masuk?" Pria itu menyahut seraya bergeser ke samping dan memberikan Camelia jalan. Perempuan itu melenggang ke dalam dapur sambil menyambar gelas di rak, kemudian dia menuangkan air dari dispenser dan meneguknya dengan cepat. Sementara Junno segera menuju kamarnya dengan secangkir kopi di tangan. Camelia memperhatikan dari balik gelas yang isinya dia teguk, lalu otaknya berputar memikirkan banyak hal. Sudah beberapa jam sejak interaksi intim mereka, tetapi keduanya bel

