Saka pulang ke rumah tidak menemukan Ayah dan Ibunya, tentu saja dia tidak senang. Sudah berhari - hari pergi dia sangat merindukan ayah ibunya. "kenapa sayang?" tanya Amuy yang menemukan Shaka cemberut ketika mereka baru saja tiba sepuluh menit yang lalu. "Ayah ibu nggak di rumah," jawabnya agak kesal. Dia bukan kesal sama Amuy tapi kesal dengan orangtuanya. "O...ayah nginep di apartemen, sepertinya sebentar lagi pulang." "Abang mau ke sana," pintanya. "Kita tunggu aja di rumah sebentar lagi juga ayah sama ibu pulang Ini kan sudah siang, kita makan siang dulu ya," bujuk Amuy. "Mau telpon ayah." "Ya boleh, mana ya hape Amuy... coba pake hape Apuy aja deh, bilang sama Apuy telpon ayah suruh cepat pulang," ucap Amuy meminta Shaka masuk ke kamar mencari Apuy. Suster Shaka membantu me

